SUARAKAUMBETAWI | JAKARTA, Kampung Budaya Betawi Sukapura di Jakarta Utara menghadirkan wajah berbeda pelestarian budaya Betawi. Kawasan ini tidak dikembangkan sebagai destinasi wisata formal seperti Setu Babakan atau sekadar etalase budaya, melainkan tumbuh dari kehidupan warga yang mempertahankan tradisi secara alami. Di tengah lingkungan yang heterogen, identitas Betawi di Sukapura tetap terjaga. Aktivitas budaya berlangsung sebagai bagian dari keseharian, bukan pertunjukan. Kelompok Gambang Kromong misalnya, melibatkan perempuan sebagai pemain aktif. Tradisi ini terus berjalan tanpa dikemas khusus untuk wisata. Kelompok gambang kromong perempuan yang penulis temui didominasi kaum ibu yang tetap rutin berlatih meski sibuk sebagai ibu rumah tangga. “Ya latihan dong, masa ngurusin laki mulu sama anak-anak. Anak sudah pada gede, kita juga kan butuh hiburan,” ucap Sri, vokalis gambang kromong, saat ditemui belum lama ini. Di samping itu, para personel juga masih menjaga ni...
SUARAKAUMBETAWI | JAKARTA, Wakil Ketua PWNU DKI Jakarta, KH Lutfi Hakim, mengkritisi rencana Kementerian Agama (Kemenag) membentuk Lembaga Pengelola Dana Umat (LPDU) yang ditargetkan menghimpun dana hingga Rp1.000 triliun per tahun. KH Lutfi Hakim mengingatkan agar kebijakan tersebut tidak menggeser tanggung jawab negara sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 34 UUD 1945. “Negara tetap memiliki kewajiban utama memelihara fakir miskin. Jangan sampai dana umat dijadikan substitusi atas tanggung jawab tersebut,” ujarnya melalui keterangan resmi, Senin 6 April 2026. Ia menegaskan bahwa dana umat seperti zakat, infak, dan wakaf merupakan instrumen keagamaan yang selama ini dikelola secara mandiri oleh masyarakat berbasis kepercayaan. “Pengelolaannya harus dijaga tetap amanah dan dekat dengan masyarakat, bukan ditarik ke dalam struktur birokrasi yang berpotensi memperpanjang rantai distribusi,” katanya. Menurutnya, pendekatan yang menjadikan dana umat sebagai objek optimalisasi neg...